Muliakan Pengayuh Yogyakarta, Presiden Prabowo Sumbang 200 Becak Listrik
KBRN, Yogyakarta: Presiden Prabowo Subianto memberikan bantuan becak listrik bagi 200 pengayuh becak di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penyerahan secara simbolis dilakukan Wakil Ketua DPRD DIY dari Fraksi Partai Gerindra Budi Waljiman, di halaman Gedung DPRD DIY, Selasa (23/12/2025).
Budi Waljiman mengatakan, bantuan secara pribadi dari Presiden Prabowo Subianto diserahkan khususnya untuk Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ada 200 becak. Sedangkan untuk wilayah Kota Yogyakarta secara simbolis bantuan diserahkan sebanyak 55 unit di depan kantor DPRD DIY.
"Yang membuat becak listrik adalah ini pabriknya ada di Bandung, Pindad. Semuanya murni dari pribadi Pak Prabowo, Jadi ini bukan uang negara, bukan ini uang dari Pak Prabowo pribadi," kata Budi Waljiman.
Bantuan becak listrik dari Prabowo Subianto menyasar pengayuh becak berusia lanjut, Budi Waljiman menyampaikan, melalui bantuan becak ini, sebagai bentuk kasih sayang dari Presiden Prabowo, terutama melihat pengayuh becak yang rata-rata berusia lanjut.
"Didasari oleh latar belakang Pak Prabowo kasihan melihat para tukang becak di Jawa ini khususnya yang mereka sudah sepuh-sepuh ini lansia ini masih mencari nafkah dengan mengayuh, dengan tidur di becak, di pinggir jalan. Akhirnya Pak Prabowo berinisiatif untuk membuat becak dan disebar di seluruh khususnya di daerah-daerah yang memang ada becaknya," ucap Budi Waljiman.
Dengan uang pribadinya, Presiden Prabowo membagikan sekitar 6.000 becak listrik yang lebih ramah lingkungan dan ramah terhadap pengayuhnya. "Kriteria penerima ya para-para penarik becak. Penarik becak siapapun yang kemarin penarik becak, kami data khususnya kemarin adalah yang usianya rata-rata di atas 55 tahun," ujar Budi Waljiman.
Budi Waljiman menegaskan, becak listrik dibagikan kepada pengayuh becak secara gratis, namun ada syarat tidak boleh dijual. "Ini satu becak ini harganya Rp22 juta. Operasionalnya sesuai masing-masing dari pengayuh bexak," ucap Budi Waljiman.
Salah satu penerima manfaat Agus Putranto (65) warga Patangpuluhan, Kemantren Wirobrajan mengaku sangat berterima kasih atas perhatian Presiden Prabowo kepada para pengayuh becak. Menurutnya, diusianya yang tidak lagi muda menjadi tantangan yang cukup besar ketika mengais rezeki dengan mengayuh becak yang terbilang tidak ringan.
"Karena saya yang sudah tua itu ngayuhnya kan sudah gak kuat, kakinya sudah gak kuat. Jadi kalau ini kan sangat tertolong dengan adanya becak listrik ini," kata Agus.
Agus mengaku sudah cukup lama megayuh becak, dan dengan adanya bantuan becak listrik ini harapannya bisa semakin mendukung perekonomiannya, dan tidak terlalu bergantung pada anak-anaknya. (dyan/ros)